Pages

BATAL KIAMAT 2012

04.57 |

Batal Kiamat 2012, Begini Kata Peneliti

TEMPO.CO , Kota Meksiko:Sebagian penduduk Bumi urung "menyambut" kiamat 21 Desember 2012. Menurut Amanda Gomez, peneliti Badan Antariksa Meksiko, kiamat batal terjadi hari ini bukan lantaran tidak ada kiamat. Ini semua semata-mata akibat salah tafsir kalender suku Maya.

"Menurut konsep Maya, kita selalu memulai siklus baru, tahun baru, era baru. Tapi secara ilmiah tidak terjadi kiamat," kata Gomez seperti dikutip laman Xinhua, Jumat 21 Desember 2012.

Nubuat kiamat berdasarkan kalender Maya telah ramai dibicarakan masyarakat dan media massa hampir sebulan terakhir. Kehebohan dan kepanikan sempat melanda sejumlah negara akibat isu akhir dunia.

Gomez mengaku heran dengan kesalahan tafsir kalender Maya yang mengakibatkan isu kiamat merebak. Sebab, menurut dia, tidak ada yang istimewa dengan kalender bangsa yang mendiami kawasan Amerika Tengah itu.

"Konsep waktu bagi suku Maya mirip dengan Cina atau Yahudi," katanya. Bedanya, suku Maya menghitung penanggalan dalam periode 5.128 tahun. Angka itu, versi suku Maya, merupakan waktu yang dibutuhkan untuk menuntaskan satu siklus penciptaan.

Gomez mengatakan, berakhirnya satu siklus penanggalan dalam kalender Maya tidak serta merta bermakna sebagai akhir dunia. Begitu pula segala fenomena dan bencana alam yang mempengaruhi Bumi hari ini, tidak dapat disimpulkan sebagai kiamat.

"Sejak alam semesta terbentuk selalu ada ledakan gunung berapi dan aliran sungai," ujar dia. Menurutnya, perubahan selalu terjadi, bahkan sejak era Paleolitikum, yang menandakan Bumi masih hidup.

Bumi memang bisa hancur oleh hujaman meteorit. Namun, Gomez mengatakan, ancaman semacam itu bakal terdeteksi sejak 50 tahun lalu. "Beberapa meteor selalu dipantau dan mereka berjarak ribuan kilometer dari Bumi," ujarnya. Lagipula, benda-benda astronomi selalu mengambang di sekitar Bumi, namun sejauh ini belum ada yang membahayakan.

Read More
04.52 |

Weww.... si kucing penembakan pada semua mati aja
hahahahahah LOL :D
Read More
02.37 |


Kaum muslimin rahimakumullah, Allah ta’ala berfirman yang artinya, “Dan hanya di sisi-Nya lah kunci-kunci ilmu gaib, tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia” (QS Al An’aam: 59). Apakah yang dimaksud kunci-kunci ilmu gaib tersebut? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam -manusia yang paling memahami Al Quran- menafsirkan bahwa kunci-kunci ilmu gaib tersebut ada lima macam. Beliau bersabda yang artinya, ”Kunci-kunci ilmu gaib ada lima, hanya Allah yang mengetahuinya: tidak ada yang tahu apa yang terjadi esok hari kecuali Allah, tidak ada yang tahu apa yang dikandung oleh rahim kecuali Allah , tidak ada yang tahu kapan turun hujan kecuali Allah, tidak ada seorang pun yang tahu di bumi mana dia akan meninggal, dan tidak ada yang tahu kapan terjadi hari kiamat kecuali Allah.” (HR Bukhori) Allah ta’ala juga berfirman yang artinya, “Sesungguhnya Allah, hanya pada sisi- Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat; dan Dialah Yang menurunkan hujan, dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok . Dan tiada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS Luqman: 34). Para ulama menyebutkan bahwa kelima hal ini disebut dengan kunci ilmu gaib karena kelima hal ini merupakan awal dan pintu gerbang dari hal-hal lain yang mengikutinya. tampaknya rahasia janin dalam kandungan yang merupakan top secret awloh sudah terbongkar sains.lewat foto2 USG dan beberapa tekhnologi lainnya
Read More
20.47 |

Puisi Goresan Cinta
Cinta adalah sepasang ikatan
Cinta adalah dua hati yang menyatu
Cinta adalah sebuah kasih sayang
Cinta adalah sebuah kejujuran hati
Yang mampu berada dimana saja
Cinta juga tak bisa terwakili
Cinta tak selamanya harus memiliki
Cinta juga dapat membahagiakan
Dan cinta juga dapat meyakitkan
Seperti halnya dirimu…
Sekiranya tekadmu sudah bulat
Pergilah dengan wajah tersenyum
Namun tinggalkanlah sedikit pesan
Agar aku megerti harus berbuat apa
Agarku bisa mengartikan makna cinta mu
Dan arti kata ketulusanmu
Dan jua arti kata kecewamu
Namun bila kau pergi begitu saja
Berarti cinta yang kau katakan dulu
Dan rindu yang kau ucapkan adalah bohong
Seakan kau menancapkan pisau di jantungku
Yang meninggalkan luka hingga ku mat.
Read More
07.51 |

Air Mata di Taman Bunga

Merah pekat warna bunga. Ada tujuh matahari pagi
yang menghiasinya. Satu satu menghilang,
bersama embun yang menguap. Satu lagi menghias,
dari tetes air matamu. Tepat saat aku berdiri di sampingmu
Berlahan wajahmu menyambut tatapanku
Aku hanya mengedipkan mata lambat
Seuntai air kembali menetes di bunga itu,
saat lesung pipi menghias wajahmu
Telapak tangan kasarku berlahan membeku
dalam genggam jemarimu. Meski baru lalu
kuulurkan tangan, untuk mengerti bentuk rasa itu
Ada bola salju meluncur deras,
menghadirkan warna pekat dalam setiap ruang
yang dilewatinya. Tubuhku pun mengigil
Aku baru sadar, air mata itu
uap dari bola salju yang meluncur di bola matamu
Namun kulihat, tubuhmu tak menggigil seperti tubuhku
Betapa indah kamu menahan dingin di hidupmu
Betapa daya tahanku sama sekali rendah di hadapanmu
Aku hanya mengedipkan mata lambat
Berlahan kulepas genggam jemari
Ku satukan tubuh dalam dekapmu
Namun, lambat kau berbalik dan berjalan
Sutera putih melambai dihembus angin pagi
Dedaunan dan warna warni bunga menari sepi
Aku hanya diam merangkai harap, waktu
masih sisakan keindahan untuk kusapa di hari esok

 

Read More
07.48 |

Sahabat jadi Cinta

Tinggal dalam bingkai hatiku sebagai teman seperjalanan.
Aku tertawa kau bahagia,kau menangis aku terluka...
Kita mungkn tak menyadari,
aku bahkan kian tak mengerti.
Perlahan...ketulusanmu menyamarkan kisah pertemanan kita.

Tidak kusesali sekian cerita yg mendekatkan kau dan aku,
luka menjadi jembatan kian dekat hatimu dan aku.
Barangkali suatu saat kau akan memperoleh sebuah kisah indah yg lain.
meski tak mampu kubayangkan kau dengan yang lain,
kubiarkan mulutku berkata tidak,meski hatiku kian tersiksa.

Dengan sia-sia aku mencarinya ke setiap alasan,ke setiap pertemuan dan ikatan.
Kucoba yakini tak ada apapun disini,tidak rindu yg perlahan kian menyiksaku.
Dengarlah rekan seperjalananku,....
jika saja angin mampu berbicara jujur
dia akan berbisik sejuta rindu yg terpantul dalam bilik hatiku.
Menembus mega-mega,menggantung diangkasa...menghuni kedalaman jiwaku,
terkunci dalam bibirku meski tersirat dari tatapanku.

Tautkan saja,lepaskan label persahabatan kita
jika saja ku mampu menanggalkan segala segan...
Ku hadirkan bingkai jiwaku,
kubiarkan nama kita tertulis di sana.
menghapus jarak dan kesakitan di masa lalu.
Mungkin saja,...
kutemukan damai disisimu,
dan kau temukan kesejatian cinta bersamaku.
Read More